Teleskop Ruang Hubble

Para ahli Astronomi telah mengetahui selama beberapa dekade bahwa untuk melihat lebih jauh ke ruang dan waktu, teleskop harus dapat mengumpulkan lebih banyak cahaya dan hal ini membutuhkan cermin yang besar. Tetapi cermin besar membengkok disebabkan bobotnya sendiri dan mendistorsikan bayangan yang akan diamati. Distorsi atmosferik, pengaruh-pengaruh suhu, polusi cahaya juga membatasi penampilan teleskop berdasar bumi (Earth-based Teleskop). Satu pendekatan yang digunakan ilmuwan keluar dari kesulitan-kesulitan ini adalah menempatkan teleskop di orbit bumi.

Teleskop Ruang Hubble adalah teleskop pertama kali mengorbit, dikenalkan pada tahun 1990. Diantara rahasia-rahasia yang diungkap oleh teleskop Hubble adalah menempatkan galaksi-galaksi yang jauh sehingga menunjukkan kepada kita beberapa bagian alam semesta yang seperti terlihat beberapa juta tahun setelah alam tersebut terbentuk. Bayangan yang rinci tentang komet Hale-Bopp yang mengunjungi wilayah sistem planet kita pada tahun 1997 memungkinkan ahli astronomi untuk memperkirakan ukuran inti komet dan mengamati peledakan hebat yang terjadi seiring dengan bagian-bagian inti komet tersebut pada saat menghadapi matahari. Hubble juga telah menangkap bayangan rumbai-rumbai raksasa dari gas dan debu yang keluar dari ledakan vulkanik  di lo, satelitnya jupiter.

 Pada tahun 1997, Hubble menghasilkan bayangan spektakuler dari pancaran gas dan debu yang dihembuskan ke ruang angkasa oleh lubang gekap masih di pusat Nebula Telur (eg nebula) yang jaraknya 3.000 tahun cahaya dari bumi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s