Diagram Venn

Seperti yang telah di bahas pada posting sebelumnya bahwasannya untuk menyatakan suatu himpunan dapat dilakukan dengan (1). menggunakan kata-kata, (2). mendaftar anggotanya, dan (3). menggunakan notasi pembentuk himpunan. Berikut ini akan kita pelajari bagaimana menyatakan suatu himpunan dengan menggunakan gambar/diagram yang disebut dengan Diagram Venn.

Ketentuan dalam membuat diagram Venn adalah sebagai berikut,
Himpunan semesta digambarkan dengan sebuah persegi panjang dan di pojok kiri atas diberi simbol S. Setiap anggota himpunan semesta ditunjukkan dengan sebuah noktah/titik di dalam persegi panjang tersebut, dan nama anggotanya ditulis berdekatan dengan noktah/titik. Contoh,
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8}

Setiap himpunan yang termuat di dalam himpunan semesta ditunjukkan oleh kurva tertutup sederhana. Contoh,
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8}
A = {2, 4, 6, 8}
Karena semua anggota himpunan A termuat di dalam himpunan S, maka A berada dalam himpunan S.

Dalam menggambar himpunan-himpunan yang mempunyai anggota banyak, pada diagram Venn tidak menggunakan noktah/titik. Contoh,
S = {siswa di sekolah}
D = {siswa dalam kelas VII}

Perhatikan himpunan-himpunan berikut ini,
A = {a, b, c}
B = {a, b, c, d, e}

Dari kedua himpunan tersebut, ternyata setiap anggota A menjadi anggota B. Maka dapat dikatakan bahwa A adalah himpunan bagian dari B. Menggambarkannya dengan menggunakan diagram Venn adalah seperti berikut,

Perhatikan contoh berikut ini,