Bom Bom Car dan Hukum Newton

bombomcar

Hukum III Newton menyatakan bahwa jika benda pertama melakukan gaya terhadap benda kedua, maka benda kedua akan memberikan gaya yang sama besar terhadap benda pertama namun dengan arah yang berlawanan. Hukum iniĀ  dapat menjelaskan kenapa kita akan mengalami hentakan ketika mobil yang kita naiki menabrak mobil lain.

Pada permainanĀ  Bom Bom Car, mobil dirancang sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan pengendaranya pada saat saling bertabrakan. Setiap mobil dilengkapi bemper-bemper karet untuk meredam hentakan yang dialami ketika bertabrakan. Daya tarik permainan ini justru pada peristiwa tabrakan antar mobil.

Mobil pada Bom Bom Car digerakkan oleh listrik dengan salah satu kutubnya terletak pada bagian belakang mobil dan terhubung dengan langit-langit ruangan. Sebagian energi listrik dikonversi menjadi gerak mobil dan sebagian lagi dikonversi menjadi panas.

Ketika terjadi tabrakan, pengendara akan merasakan perubahan arah gerak dan merasakan bobot inersia yang diungkapkan oleh Newton dalam teorinya tentang dinamika gerak. Meskipun mobil yang dikendarai bisa langsung berhenti atau berubah arah, pengendara tetap akan terdorong ke arah semula seperti sebelum tabrakan. Oleh karena itu, sangat penting bagi pengendara menggunakan sabuk pengaman agar terhindar dari luka serius saat mobilnya bertabrakan dengan keras (pengendara mobil sungguhan disarankan untuk tetap menggunakan sabuk pengaman meskipun sebenarnya bukan untuk bertabrakan sesering saat bermain Bom Bom Car). Massa pengendara juga mempengaruhi efek tabrakan yang terjadi. Saat bertabrakan, dengan anggapan bahwa massa tiap mobil sama, pengendara dengan massa lebih kecil akan mengalami hentakan yang lebih besar dibandingkan dengan pengendara lain yang memiliki massa lebih besar.